Politik Etis yang dilaksanakan oleh Pemerintah Hindia Belanda dalam praktiknya dimaksudkan untuk kepentingan

Politik Etis yang dilaksanakan oleh Pemerintah Hindia Belanda dalam praktiknya dimaksudkan untuk kepentingan

a. pemerintah kolonial dan swasta

b. rakyat Indonesia sebagai balas budi

c. raja-raja dan golongan bangsawan

d. golongan petani yang menderita akibat Tanam Paksa

e. golongan liberal di negeri Belanda

Pembahasan

Politik Etis (1900-1942) dicanangkan pemerintahan kolonial Belanda atas saran Van de Venter yang menyarankan kepada Ratu Belanda untuk memperbaiki keadaan rakyat jajahan di Hindia Belanda (Nusantara). Isi dari politik etis ini adalah edukasi (pendidikan), irigasi (pengairan), dan migrasi (perpindahan penduduk). Namun, pada pelaksanaannya penerapan politik etis hanya bertujuan untuk mempersiapkan tenaga kerja yang terampil untuk dapat bekerja di pemerintahan dan perusahaan swasta Belanda. Hal itu dilakukan dengan alasan jika mendatangkan tenaga terampil dari Belanda atau Eropa akan memakan biaya yang besar.

Baca Juga :  Kabut asap yang terjadi di wilayah Kalimantan, Sumatra, dan Semenanjung Malaya terjadi karena pembukaan lahan dengan cara membakar lahan gambut di kawasan Sumatra dan Kalimantan. Dalam kajian geografi tersebut dapat dikaji dengan menggunakan pendekatan ....

Leave a Comment